5-Langkah-Terang-Agar-Tidak-Terjebak-di-Dalam-Cahaya-Kegelapan
- Inspirasi, Motivasi, Solusi

5 Langkah Terang Agar Tidak Terjebak di Dalam Cahaya Kegelapan

Inilah Akibat terlalu banyak “mengarang” dalam beribadah dan berspiritual…

5 Langkah terang agar tidak terjebak di dalam Cahaya Kegelapan

Sering di dalam AlQuran, Allah mengistilahkan Kebenaran/Kebaikan sebagai “Cahaya”, dan Kesalahan/Keburukan/Kebodohan sebagai “Kegelapan”.

Tipu daya syaitan adalah bagian dari kegelapan. Dan dalam AlQuran disampaikan bahwa tipu daya syaitan itu lemah..

إِنَّ كَيْدَ الشَّيْطَانِ كَانَ ضَعِيفاً -٧٦-

“(karena) sesungguhnya tipu daya syaitan itu lemah.”
(An-Nisa’ 76)

Artinya “kegelapan” itu lemah, kalah, dan lenyap bila hadir “cahaya” dari Allah.

Namun yang jadi masalah adalah sebagian manusia berusaha membuat cahaya versi sendiri dan akhirnya secara tidak sadar menjauh dari cahaya yang sejati.

Cahaya versi sendiri itulah yang sering menjebak, disangka cahaya padahal gelap gulita. Saking gulitanya maka tak lagi mampu melihat mana yang baik dan mana yang buruk, akhirnya berkesimpulan bahwa semuanya baik, dan yang buruk adalah cahaya yang mengganggu heningnya kegelapan..

Sangatlah berbahaya jika manusia berusaha membuat dan menciptakan cahaya versi sendiri. Sebab manusia pada hakikatnya tidak mampu membuat atau menciptakan apapun, kapanpun, dan dimanapun.

Jangankan membuat cahaya, membuat kegelapan saja manusia tak sanggup. Sejatinya hanya dikarenakan ketidaksengajaan sajalah sehingga terkesan bahwa msnusia telah membuat kegelapan, padahal kegelapan tersebut hanya otomatis terjadi dikarenakan ketidakmampuan manusia membuat cahaya.

Lalu srbagian manusia pun sibuk merasa bersinar dan menyinari semestanya disebabkan cahaya gulita yang meliputinya. Akhirnya manusia merasa telah berbuat baik atas setiap saat penyebaran cahaya palsu tersebut. Maka wajar bila Alllah berfirman di dalam AlQuran..

فَزَيَّنَ لَهُمُ الشَّيْطَانُ أَعْمَالَهُمْ-٦٣-

“Tetapi syaitan menjadikan terasa indah bagi mereka perbuatan mereka (yang buruk).”
(An-Nahl 63)

وَجَدتُّهَا وَقَوْمَهَا يَسْجُدُونَ لِلشَّمْسِ مِن دُونِ اللَّهِ وَزَيَّنَ لَهُمُ الشَّيْطَانُ أَعْمَالَهُمْ فَصَدَّهُمْ عَنِ السَّبِيلِ فَهُمْ لَا يَهْتَدُونَ -٢٤-

“Dan syaitan telah menjadikan terasa indah bagi mereka perbuatan-perbuatan (buruk) mereka, sehingga menghalangi mereka dari jalan (Allah), maka mereka tidak mendapat petunjuk.”
(An-Naml 24).

Lalu apa yang harus dilakukan bila seseorang telah terjebak dalam cahaya palsu yang gelap gulita?

1. Berlindunglah kepada Allah dengan pasrah yang total.

وَإِمَّا يَنزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللّهِ -٢٠٠-

“Dan jika syaitan datang menggodamu, maka berlindunglah kepada Allah.”
(Al-A’raf 200)

2. Perbanyaklah istighfar atas berbagai dosa yang telah dilakukan.

3. Tawadhulah : Rendahkan terus dirimu di hadapan Allah seraya memohon kepada-Nya agar Dia berkenan menyinarimu dengan cahaya sejati.

4. Bertaubatlah : Hentikan kebiasaanmu beribadah dengan logika mu semata atau ikut-ikutan semata. Jangan mengarang indah dalam beribadah. Lakukan saja sebaik mungkin beribadah sesuai standar yang diperintahkan-Nya.

5. Bertawakkallah : Sadari selalu keberadaan-Nya, dzikrullahlah dengan hati yang berserah pada-Nya, sehingga yakinlah dirimu bahwa hanya dikarenakan rahmat Allah lah engkau selamat dari cahaya yang gelap gulita, cahaya yang menipu, cahaya yang langsung lenyap dan gugup ketakutan ketika hadir kebenaran dari-Nya.

Salam

Kang Zain

About kang zain

Sejak 2001 bergerak di bidang pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM), dan sejak tahun 2006 memfokuskan diri bergerak di bidang pelatihan SDM yang berbasis Motivasi Spiritual, yaitu Spiritual Character Building.
Read All Posts By kang zain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *