- Artikel JLEBB

ADA KEBAIKAN DI DALAM KEBENARAN, namun ADA KESALAHAN DI DALAM KEBAIKAN

Jika kita merasa bahwa kenapa hidup kita kok seperti banyak sekali yang salah, itu bisa jadi dikarenakan kita selalu ingin berbuat baik, bahkan ingin sekali dianggap sebagai orang yang baik.

Jika kita sibuk menjadi orang yang baik, maka kita akan menemukan banyak sekali kesalahan dalam diri kita dan diri orang lain.

Tapi jika kita sibuk menjadi orang yang benar, maka kebaikan-kebaikan akan datang dalam kehidupan kita dan akan mudah disebarkan kepada sesama.

Jangan sekedar jadi orang yang baik, karena kebaikan Anda akan seringkali dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak benar.

Tapi jadilah orang yang benar, maka dengan izin Allah, akan banyak orang yang salah menjadi berlaku benar dan baik.

Jangan pilih pemimpin yang baik, tapi pilihlah pemimpin yang benar.

Pemimpin yang baik seringkali hanya akan menegakkan banyak ketidakbenaran, sedangkan pemimpin yang benar akan sering menebarkan banyak kebaikan.

Orang yang baik belum tentu benar, sedangkan orang yang benar seringkali dianggap orang yang tidak baik. Karena sebagian besar orang, menganggap Kebaikan itu adalah Kebenaran.

Jika kebaikan sudah dianggap kebenaran maka otomatis sebagian dari kebenaran akan dianggap ketidakbaikan.

Itu mengapa, kebaikan jangan dijadikan sebagai ukuran kebenaran, tapi Kebenaran lah yang seharusnya dijadikan sebagai ukuran utama dari kebaikan.

Maka tak heran bila terlahir slogan : Jangan suka membenarkan hal-hal yang biasa, tapi biasakanlah hal-hal yang benar.

Salam

KZ

Please follow and like us:
error

About kang zain

Sejak 2001 bergerak di bidang pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM), dan sejak tahun 2006 memfokuskan diri bergerak di bidang pelatihan SDM yang berbasis Motivasi Spiritual, yaitu Spiritual Character Building.
Read All Posts By kang zain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *