- Inspirasi

Apa benar Memasang Foto dan Meng-upload Video di Medsos bisa mengundang Penyakit ‘Ain?

Tak bisa dihindari, bahwa sekarang kita sedang berada di peradaban IoT (Internet of Things) dan AI (Artificial Intelligence).

Salah satu ciri khas di peradaban sekarang ini adalah maraknya penggunaan Media Sosial atau Medsos seperti WA, IG, FB, YouTube, Twitter, Tiktok, dan lain sebagainya.

Nah, di Medsos ini banyak orang yang mencari panggung agar dikenal bahkan terkenal, yakni salah satunya dengan cara meng-upload berbagai aktifitas yang dilakukan mereka, mulai dari tulisan, foto, audio, hingga video.

Semakin banyak meng-upload content yang menarik maka peluang untuk terkenal akan semakin besar, sehingga akan banyak follower, friends, atau subscriber yang mengagumi (Lovers) atau yang membenci (Haters).

Ternyata dalam Islam hal ini sangat berbahaya, karena akan mengundang suatu penyakit yang bernama ‘AIN yang menimpa si Uploader, yaitu penyakit yang diakibatkan oleh sorotan tajam mata orang lain yang sangat membenci atau sangat mengaguminya.

Ibarat kata pepatah, “Dari mata turun ke Hati”, artinya Mata dan Hati memang dari dulu sudah memiliki hubungan istimewa yang sangat kuat. Bahkan dalam teknik NLP, keadaan pikiran dan perasaan seseorang bisa diprediksi dari gerakan bola mata.

Nah, ketika hati sangat membenci atau sangat mencintai atas sosok foto atau video seseorang yang dilihatnya, sehingga ia melihat dengan sorotan mata yang tajam, entah itu karena hasad benci atau karena terpesona penuh kekaguman dan cinta, maka akan membahayakan kehidupan orang yang ada di foto/video tersebut, yakni bisa membuat orang yang di foto/video tersebut jatuh sakit, bahkan mengalami gangguan mental, termasuk akan membuat kehidupan orang tersebut dipenuhi dengan berbagai masalah yang sulit ditemukan cara penyelesaiannya.

عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْعَيْنُ حَقٌّ وَنَهَى عَنْ الْوَشْمِ

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ” Penyakit ‘Ain (yang disebabkan oleh sorotan mata) adalah haq (benar).” Dan beliau melarang tato.” (HS.R. Bukhari, dari Kitab Hadits 9 Imam no. 5299)

Bahkan sekarang banyak orang yang sengaja ditato agar dikagumi oleh orang-orang yang melihat tato yang ada di sebagian tubuhnya. Na’uudzubillaahimindzaalik.

Diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad shalallahu’alaihi wasallam pun pernah terkena ‘Ain, dan itu wajar sebab Beliau pasti memiliki banyak Lovers & Haters, sehingga tak heran Nabi pun pernah merasakan sakit karena ‘Ain ini, lalu Nabi diruqyah oleh Malaikat Jibril dan alhamdulillah sembuh.

Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda: “Wahai Ibnu Shamit, sesungguhnya Jibril ‘Alaihissalam meruqyahku hingga aku sembuh, maukah kuajarkan kepadamu?, Aku berkata: Ya, Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda: BISMILLAAHI ARQIIKA MIN KULLI SYAIN YU’DZIIKA MIN HASADI KULLI HAASIDIN WA ‘AININ ALLAHU YASYFIIKA (Arti Do’a: Atas nama Allah saya meruqyahmu dari segala sesuatu yang menyakitimu, dari hasadnya setiap orang yang menghasad dan dari penyakit ‘Ain, semoga Allah menyembuhkanmu). (H.R. Ahmad dalam Musnad Ahmad no 21697)

Dengan demikian, untuk kebaikan banyak pihak, di Era Medsos ini sepertinya kita perlu menjaga diri dari penyakit ‘Ain ini dengan cara memperbanyak Dzikrullah dan mengurangi Dzikrul Medsos, yakni dengan tidak lagi sering-sering meng-upload foto atau video di Medsos.

Namun bila dirasa harus meng-upload foto atau video maka lakukanlah dengan niat yang benar, sambil perkuat Dzikrullah, dan jauhilah perasaan ingin dipuji (mis : dikasih jempol, like dlsb) atau perasaan takut dicaci (mis : dikomen negatif atau dicaci/dibully oleh nitizen di Medsos).

Mulai hari ini, marilah kita lebih menguatkan lagi cinta dan kekaguman kita kepada Allah, dan menambah benci kita kepada Syaitan dan Perilaku Iblis, sehingga kita menjadi tidak mudah kagum kepada manusia, sebaik atau secantik/setampan apapun manusia itu, dan kita tidak mudah benci dan iri kepada manusia yang Allah anugerahkan berbagai keindahan dunia. Sebab, pada akhirnya semua akan kembali kepada Allah.

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik.” (Q.S. 3 : 14)

Janganlah kita membuat Allah cemburu karena kita lebih terpesona kepada manusia dan dunia dibandingkan kepada Allah. Itu sebabnya jika Anda memang terpesona dengan seseorang maka dahulukanlah Allah dalam rasa kagum Anda.

Misalkan bila Anda seorang lajangwati melihat seorang cowok yang keren maka Jangan katakan “Hebat ya cowok itu, udah mah tampan, sopan, eh mapan lagi”, tapi katakanlah “Maa Syaa Allaah tabarokallaah, hebat cowok itu, semoga Allah Yang Maha Indah, menjodohkan saya dengan pria yang tampan, sopan, dan mapan. Aamiin”.

Demikianlah apa yang bisa saya share hari ini, terimakasih atas perhatian Anda yang tulus lillaahi ta’aalaa berkenan membaca tulisan ini sampai akhir, saya ucapkan mohon maaf lahir dan batin. Semoga Anda dijauhkan dari Penyakit ‘Ain.

Tulisan ini boleh disebarkan tanpa perlu izin saya, semoga jadi ladang amal Sholeh jariyah untuk Anda. Aamiin.

Maa Syaa Allaah tabarokallaah Alhamdulillaah Laa hawla walaa quwwata illaa billaah.

Salaam

KZ

Please follow and like us:
error

About kang zain

Sejak 2001 bergerak di bidang pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM), dan sejak tahun 2006 memfokuskan diri bergerak di bidang pelatihan SDM yang berbasis Motivasi Spiritual, yaitu Spiritual Character Building.
Read All Posts By kang zain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *