- Artikel JLEBB

APA YANG MENGIKATMU?

Ikan berenang di dalam air. Ia terikat dengan air. Ia hidup bersama air walau ia sering tak sadari sang air. Tanpa air maka ikan akan rusak.

Burung terbang di udara. Ia “berenang” bersama udara. Ia pun terikat di dalam udara. Tanpa udara maka burung tidak akan hidup dan terbang.

Cacing bergerak di dalam tanah. Ia terikat dengan tanah. Tanpa tanah ia akan segera musnah.

Bumi mengapung di luar angkasa. Ia terbang dan berenang di garis edarnya. Ia terikat di angkasa raya yang luas.

Manusia berjalan di muka bumi. Ia menginjak tanah, meminum air, bernafas dengan udara, bahkan terbang ke luar angkasa.

Tapi “jiwa manusia” berenang di dalam lautan keyakinannya masing-masing, jiwa manusia tidak langsung terikat dengan alam semesta : bumi, tanah, air, udara, dan angkasa raya.

Tapi justru alam semesta lah yang seringkali terikat langsung kepada perilaku manusia. Itu sebabnya bila para jiwa manusia sudah rusak, maka rusaklah alam semesta.

Pilihan atas apa yang diyakini dan dikerjakan oleh manusia akan terikat dengan berbagai gerakan takdir-takdir-Nya.

Untuk mengetahui bagaimana kualitas air, tanah, dan udara di jiwa Anda…. maka lihatlah kehidupan Anda saat ini. Hidup Anda adalah refleksi dari apa-apa yang Anda yakini.

Tanah menggambarkan kerendahan hati. Air adalah lambang dari penerimaan diri dan kenyataan. Udara mengajarkan kita untuk berlepas dan terus bergerak. Langit mengajarkan kita untuk bervisi. Sedangkan harmonisasi Bumi dan Langit mengajarkan kita untuk bersatu.

Maka serahkanlah berbagai keyakinan Anda kepada Dzat Yang Maha Meyakinkan. Sebab, sebaik apapun keyakinan Anda, bila Anda tidak mau berenang di dalam celupan-Nya, maka itu semua adalah jebakan dunia yang menghancurkan.

Salam

Kang Zain

Please follow and like us:
error

About kang zain

Sejak 2001 bergerak di bidang pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM), dan sejak tahun 2006 memfokuskan diri bergerak di bidang pelatihan SDM yang berbasis Motivasi Spiritual, yaitu Spiritual Character Building.
Read All Posts By kang zain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *