- Inspirasi

Apakah BENAR 13 hal berikut ini adalah CARA AMPUH AGAR ANDA DISAYANGI UANG?

Mana yang lebih Anda sukai, “kasih uang” atau “kasih sayang”?🤣

Uang adalah alat tukar yang secara fisik hanya berupa KERTAS yang nilainya tidak seberapa, tapi “secara kesepakatan” ia bisa menjadi bernilai tinggi sesuai angka yang tertulis di atas kertas.

Kita paham bahwa selain Allah dan kalam-Nya disebut sebagai “Makhluk”. Maka Uang pun adalah Makhluk, dan setiap Makhluk memiliki Hak.

Ilmu adalah makhluk, haknya ilmu adalah diamalkan. Amal adalah makhluk, haknya amal adalah diikhlaskan.

Ketika makhluk tidak mendapatkan haknya maka rusaklah tatanan kemakhlukan tersebut dan apa pun yang bersentuhan dengan makhluk tersebut.

Artinya Uang pun punya hak yang perlu kita tunaikan terhadapnya. Ketika hak si uang kita tunaikan maka si uang akan senang, sayang, bahkan patuh kepada kita. Si Uang pun merasa betah, nyaman dan aman bersama “kendali” kita.

Banyak orang hari ini tidak memperlakukan uang sebagai alat tukar yang semestinya, misalkan dengan cara mencampurbaurkan akad jual beli dengan akad hutang piutang, menggabungkan antara akad tabungan dengan akad investasi, membiaskan antara akad tijaroh dan Shodaqoh.

Misalkan ada iklan : 🗣️ “Dengan Anda membeli produk kami berarti Anda sudah berdonasi atau berinfak 10%.”

Yang pada intinya mah menjadikan si uang sebagai tujuan akhir dari sebuah usaha, bukan sebagai alat tukar. Uang bukan lagi “media” tapi sudah jadi “tujuan”.

Padahal uang hanyalah alat tukar, pasti ia akan kecewa bila ia diperlakukan berlebihan di luar kapasitasnya, diperlakukan seperti Majikan bahkan seperti Tuhan.

Manusia sejati bukanlah budak Uang, apalagi menjadi hambanya Uang. Justru harusnya kita lah yang menjadi Tuan bagi para uang yang haus bimbingan kita.

Ketika otak seseorang sudah berisi “bagaimana caranya mendapatkan uang secepat mungkin dan sebanyak-banyaknya”, maka orang tersebut akan : resah bila tak punya uang, dan gelisah bila banyak uang.

Akhirnya si uang mengambil sikap yang tegas, bahwa “saya akan cari cara untuk segera pergi meninggalkan orang yang kikir dan licik ini, saya butuh majikan baru yang jujur dan cerdas”.

Sebagaimana makhluk pada umumnya, uang pun hanyalah makhluk yang terbatas kemampuannya, dan ia tetap harus tunduk kepada Allah.

Artinya, walaupun ia ingin kabur dari orang-orang yang kikir dan ngawur tersebut, namun bila Allah tak menghendaki, maka ia akan rela mengiikuti cara Allah menghancurkan mereka.

Sebab Allah punya mekanisme ISTIDRAJ yang ampuh untuk menenggelamkan para si kikir dan para si sombong ke dalam jurang kuburan yang dalam.

So, perlakukanlah uang sesuai dengan haknya, sesuai dengan proporsinya, agar kita bisa berdamai dengan kenyataan yang ada.

Berikut ini adalah beberapa hal yang penting diperhatikan tentang hak uang, hak yang perlu ditunaikan :

1. Jangan suka memotong jalur arus si uang.

Misalkan, jika Anda berhutang kepada saya 1 juta, lalu saya membeli produk yang Anda jual kepada saya senilai 2 juta, maka tidak etis kalau saya mengatakan kepada Anda : “Bro, saya transfer ke ente cukup satu juta saja ya, yang satu juta lagi dipotong utang ente”.

Kenapa hal ini tidak baik? Karena Anda dan saya sudah mencampurbaurkan dua akad sekaligus, yaitu akad hutang piutang dengan akad jual beli.
Jadi seharusnya saya membeli produk Anda senilai 2 juta. Lalu setelah selesai akad jual beli, barulah kita selesaikan akad hutang piutang. Hal ini mungkin terkesan ribet, tapi sebenarnya si uang menjadi senang karena kita telah memperlakukannya sesuai dengan haknya.

2. Jadikanlah uang sebagai alat tukar yang jelas dan diperjelas.

Contoh, misalkan Anda membayar zakat Fitrah dengan menggunakan uang, maka sebenarnya hal itu tidaklah pas, sebab zakat fitrah itu seharusnya dengan makanan pokok. Kalau Anda membayar zakat fitrah menggunakan uang, maka uang yang diterima Mustahik belum tentu dibelikan Makanan Pokok, bisa jadi dibelikan olehnya rokok 1 bungkus, kecuali Anda berkeyakinan bahwa rokok juga adalah pengganti makanan pokok, itu mah urusan Anda dengan Allah.

Namun, jika Anda memang merasa ribet untuk membayar zakat fitrah dengan makanan pokok, maka ketika Anda membayar dengan uang, Anda harus mengakadkan kepada sang Mustahik bahwa ini adalah zakat fitrah dan Mustahik harus menggunakan uang amanah itu hanya untuk membeli makanan pokok, In syaa Allaah itu lebih pas, walau tentu saja membayar dengan makanan pokok adalah lebih aman dan lebih sesuai dengan perintah agama.

3. Jangan jadikan uang sebagai Tuhan atau Tujuan tertinggi Anda.

Uang hanyalah kertas, apa sih yang bisa dilakukan oleh tumpukan kertas?

Kualitas Anda bukan dilihat dari jumlah UANG yang Anda miliki, Tapi dilihat dari bagaimana Anda memperlakukan uang titipan dari Allah tersebut.

4. Jangan merasa memiliki uang, sebab uang hanya HGP (Hak Guna Pakai) atau teman atau tamu bagi Anda.

Jadikan uang hanya sebagai teman atau tamu, yang bisa datang dan pergi sesuai dengan kehendak Allah atas si uang tersebut.

Perlakukan tamu Anda secara baik, maka pastilah ia betah berlama-lama di rumah Anda.

Tapi jangan merasa memiliki uang berlebihan sehingga uang merasa gak nyaman Karena merasa dimiliki oleh manusia.

Uang juga menginginkan kebebasan, ia bukan milik siapa pun kecuali milik Allah.

5. Segera lunasi hutang, dan segera bayarkan hak orang lain sebelum “keringatnya kering” dan “bau keringatnya hilang”.

Si Uang tahu bila ia berada di genggaman orang yang salah. Si Uang pun menjadi uang panas. Yang mana si uang tersebut akan cari cara untuk kabur dari orang yang ngawur, yakni orang yang tak mau membayar hutangnya padahal ia sudah dimampukan-Nya.

6. Jangan mencintai uang berlebihan, dan jangan membenci uang berlebihan. Serta jangan saling mencintai atau saling membenci karena uang.

Seperti kata pepotong eh pepatah “ada uang abang disayang, tak ada uang abang dilelang”. Astagfirullah…

7. Tunaikan akad Muamalah jual beli dan lainnya sesuai perintah Allah di Al-Quran.

Hindari riba dan Korupsi uang sekecil apapun.

Termasuk Muamalah dalam hal Warisan. Bagilah harta warisan sesuai dengan apa yang dikehendaki Allah. Jangan dahulukan aturan adat di atas aturan Syari’at.

Sudah sangat banyak orang-orang yang kehidupannya tiba-tiba menjadi melarat dan susah payah akibat sebelumnya telah mendapatkan harta warisan yang banyak, yang dibagikan tidak sesuai dengan aturan Allah.

8. Jangan belanjakan uang Anda untuk keperluan, produk, dan jasa yang tidak penting, mubazir, apalagi yang Haram.

Si uang cukup paham, jika Anda berlaku demikian, maka Anda akan kesulitan di Hari penghisaban kelak. Itu sebabnya dia lebih baik memilih menjauh dari kehidupan Anda, agar Anda lebih ringan di Hari penghisaban kelak.

9. Fitrah si uang kertas itu dari BI nya dalam keadaan rapi dan bersih.

So jagalah fitrahnya, milikilah dompet yang nyaman dan pas untuk tempat transit sementara uang Anda.

Jangan sampai setiap uang yang Anda pegang fisiknya menjadi kusut, Kotor, bahkan robek. Wajar kalau si uang jadi geram dan rada kapok, hehe.

10. Perbanyaklah infak/shidaqoh di jalan Allah.

Uang sangat senang kepada pribadi yang tidak takut kehilangan uang karena Allah.

Orang-orang yang suka berinfak adalah orang-orang yang telah percaya bahwa uang itu pergi hanya sementara, yaitu untuk mengajak teman-temannya berkunjung kembali ke rumah Anda, baik di dunia atau akhirat.

11. Uang gak suka sama orang yang bermental gratisan.

Orang yang bermental gratisan sejatinya tidak perlu uang untuk mendapatkan sesuatu. Yang penting bagaimana caranya agar gratis.

Kadang ada orang-orang yang ketika ditawari produk atau pun jasa, mereka jawab : “Kalau gratis saya mau”.

Itu sebabnya, ketika Anda mengikuti program dari JLEBB, walaupun seperti gratis, tapi sebenarnya Anda sudah membayarnya dengan syujur dan do’a yang sangat bermakna bagi kami. Ya, do’akan kami agar tetap mampu “berbagi”. Boleh juga yang berkenan menambahnya dengan membayarnya melalui bantu share tulisan ini, atau subscribe channel kami, dlsb.

12. Uang pun sebel sama orang-orang yang isi pikirannya hanya meminta, atau meminta dengan kedok “berhutang” tapi takkan membayar.

13. Suruhlah uang bekerja untuk Anda, bukan Anda yang bekerja untuk uang. Kalau punya uang maka sebagiannya investasikan ke tempat yang subur.

Salam KZ

www.jlebb.com

Yuk daftar POL (Pelatihan On Line) dan Webinar yang kami laksanakan.

1. POL TSN : Terapi Spirit Napas, berbayar 100K, atau boleh dengan BPJS (Bayar Pakai Japri dan Share), Japri ke ke 15 Sahabat WA Anda atau Share ke 3 Grup WA. In syaa Allaah 13 Juni 2020, pukul 09.00 sd 11.30.

2. Webinar HOT : Hati, Otak, dan Tabi’at, 100K, khusus 33 pendaftar pertama, Rp. 79.900. In syaa Allaah 14 Juni 2020 jam 09.00 -11.30….

Daftar ke 085693937717

Please follow and like us:
error

About kang zain

Sejak 2001 bergerak di bidang pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM), dan sejak tahun 2006 memfokuskan diri bergerak di bidang pelatihan SDM yang berbasis Motivasi Spiritual, yaitu Spiritual Character Building.
Read All Posts By kang zain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *