- Inspirasi

AWALNYA GENTAR, AKHIRNYA SADAR

AWALNYA GENTAR, AKHIRNYA SADAR

Corona adalah makhluk dalam dimensi virus. Dimensi yang cukup halus. Semakin halus sebuah benda/makhluk maka semakin besar manfaatnya untuk menguatkan kesadaran jiwa kita.

Sampai saat ini belum ditemukan obat untuk membunuh Virus apapun. Jika benar Corona itu bermutasi atau berevolusi maka sebenarnya Corona itu hanya beradaptasi terhadap lingkungannya.

Mungkin dulu koloni Corona tinggal menetap di Ular dan Kelelawar. Ular dan Kelelawar pun tak masalah dihinggapi Corona. Bisa jadi hubungan mereka baik-baik saja selama ini. Simbiosis Mutualisme.

Jumlah Corona semakin banyak, tapi jumlah Ular dan Kelelawar kian berkurang, dikarenakan Ular dan Kelelawar sudah banyak dibunuh untuk dimakan oleh Manusia.

Akhirnya sebagian dari Corona mulai Hijrah cari tempat tinggal yang baru, dan mulailah beradaptasi dengan manusia.. tentu saja awalnya Corona sebagai tamu belum paham adab / adaptasi bertamu yang baik, sehingga membuat banyak manusia menjadi terluka, sakit bahkan mati ketika kedatangan Corona.

Tapi lama kelamaan in syaa Allaah Corona akan beradaptasi dengan tubuh manusia, dan manusia pun akan beradaptasi dengan Corona, akhirnya Corona dan manusia pun kelak akan membangun hubungan yang saling menguatkan, Simbiosis Mutualisme.

Kalau pun kelak ada Vaksin (peluangnya kecil), maka tujuannya bukan untuk membunuh si Virus, tapi untuk memperkenalkan si Virus secara perlahan sedikit demi sedikit ke tubuh manusia agar manusia tidak kaget dan sakit lalu mati karena belum siap kedatangan Gerombolan Tamu Corona secara mendadak.

Sebenarnya, satu hal yang sangat penting perlu kita lakukan sekarang adalah : mempersiapkan kematian, lalu berdamai dan mengakrabkan diri dengan kematian, sehingga kesadaran kita meningkat.

Siapapun yang sudah siap menghadapi kematian yang husnul khootimah maka justru imun tubuhnya lebih mudah meningkat sehingga Corona pun cepat beradaptasi dengannya.

Seandainya tidak ada pilihan lain, lalu Anda disuruh memilih, mana yang akan Anda pilih :

1. Mati karena wabah Corona, in syaa Allaah titelnya Syahid, Husnul khatimah.

2. Mati karena kelaparan atau karena cemas berlebihan takut gak bisa makan.

3. Mati karena perang internal disebabkan kepanikan kolektif, dimana antara manusia di negeri ini saling memburu dan membunuh untuk melangsungkan hidup, Survival.

Saya tahu, kita tak boleh patah arang untuk menemukan solusi dari masalah Corona ini. Tapi kita jangan sampai lupa, bahwa kesiapan diri menghadapi kematian adalah solusi yang sangat indah dalam kondisi apapun, apalagi dalam kondisi Pandemi ini.

Corona hanyalah tamu yang akan berdamai dengan diri kita bilamana kita sudah cerdik alias sadar bahwa kematian itu bukan untuk ditakuti, tapi untuk dihadapi. Corona hanyalah makhluk Allah yang tengah membantu meningkatkan kualitas kesadaran kita. Dzikrullah dan Dzikrulmaut.

Dari Ibnu Umar, dia berkata : Aku bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu seorang laki-laki Anshar datang kepada Beliau, kemudian mengucapkan salam kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu dia bertanya: “Wahai, Rasulullah. Manakah di antara kaum mukminin yang paling utama?” Beliau menjawab,”Yang paling baik akhlaknya di antara mereka.” Dia bertanya lagi: “Manakah di antara kaum mukminin yang paling cerdik?” Beliau menjawab,”Yang paling banyak mengingat kematian di antara mereka, dan yang paling bagus persiapannya untuk mengahadapi setelah kematian. Mereka itu orang-orang yang cerdik.” [HR Ibnu Majah, no. 4.259. Hadits hasan. Lihat Ash Shahihah, no. 1.384].

🗣Bagaimana tidak cerdik, ia begitu serius mempersiapkan trik untuk mendapatkan kematian yang husnul khootimah dikala kebanyakan manusia begitu serius mempertahankan kehidupan yang sementara.

Salam Jlebb

www.jlebb.com

NB : Terimakasih atas Kemaafan tulus yang Sahabat tunaikan kepada kami, khususnya saya dan Team JLEBB, semoga kita bisa selalu saling memaafkan karena Allah, dan Allah adalah Maha Pemaaf lagi Mulia, mencintai para pemaaf yang suka memaafkan hanya karena Allah.

Please follow and like us:
error

About kang zain

Sejak 2001 bergerak di bidang pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM), dan sejak tahun 2006 memfokuskan diri bergerak di bidang pelatihan SDM yang berbasis Motivasi Spiritual, yaitu Spiritual Character Building.
Read All Posts By kang zain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *