- Inspirasi, Motivasi

BAHAGIA Yang Salah DEFINISI (Part 4).

Sabda Nabi Muhammad shollallaahu ‘alaihi wasallam “Berkatalah yang BAIK atau DIAM”.

Artinya, salah satu ciri bahwa sebuah perkataan dikategorikan baik adalah ketika kita memahami apa yang kita katakan. Semakin bagus pemahamannya maka semakin optimal hasilnya.

Ingatlah selalu bahwa setiap Kata mengandung Makna, setiap Makna mengandung Rasa, setiap Rasa mengandung Do’a, dan setiap Do’a mengundang Realita.

Nah, berdasarkan gambar pada part 3 sebelumnya dijelaskan bahwa sangat berbeda antara “Senang” dan “Bahagia”.

Senang itu yang bekerja di Otak adalah Hormon Dopamine, yakni ada efek ketagihan, sehingga jika berlebihan bisa menyebabkan halusinasi. Dipicu dengan keadaan gembira mendapatkan apa yang diinginkan. Efeknya yaitu hadirnya rasa nikmat yang sesaat, lalu ketagihan.

Sedangkan Bahagia itu yang bekerja adalah Hormon Serotonin, yang membantu menghasilkan rasa lapang, mengatur mood, mencukupkan kualitas makan dan tidur, lalu mampu mencegah depresi. Hormon ini hadir dipicu dengan keadaan gembira di kala berbagi dan membantu orang lain. Efeknya adalah melahirkan rasa nikmat yang panjang, kepuasan serta rasa kecukupan.

Maka anehlah siapapun yang hidupnya “Ingin Semakin Berbahagia” tapi malah sibuk mencari “Kesenangan” dan Hiburan yang sifatnya temporer atau sesaat saja.

Tidak ada Kebahagiaan hakiki yang bisa ditemukan dalam sebuah aktivitas kesenangan mendapatkan sesuatu yang memuaskan ego belaka. Janganlah Anda mencari Serotonin diantara tumpukan Dopamine.

Nah konsep bahagia yang seperti ini dalam Islam disebut Syukur, atau Syukur Nikmat, atau Syukur Bahagia.

So, tidak perlu menunggu Bahagia barulah Anda Bersyukur, tapi Bersyukurlah selalu maka Anda akan semakin Berbahagia.

Adapun bukti orang yang bersyukur adalah suka ber-terima kasih, yakni men-terima sesuatu dari Allah, lalu sebahagiannya di-kasih-kan (diberikan/dibagikan) kepada orang-orang yang membutuhkan.

Ada masukan?

www.jlebb.com

About kang zain

Sejak 2001 bergerak di bidang pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM), dan sejak tahun 2006 memfokuskan diri bergerak di bidang pelatihan SDM yang berbasis Motivasi Spiritual, yaitu Spiritual Character Building.
Read All Posts By kang zain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *