- Inspirasi, Motivasi

Belajar dari akhlak Malaikat, Iblis, dan Nabi Adam

Belajar dari akhlak Malaikat, Iblis, dan Nabi Adam

Ketika Malaikat agak protes dan mempertanyakan tentang penciptaan manusia sebagai Kholifatullah di muka bumi, maka Allah tidak marah karena Malaikat akhirnya mengakui dan sadar diri bahwa memang keputusan Allah sudah tepat.

Iblis pun protes dan tak mau sujud kepada Nabi Adam, karena merasa lebih hebat dari Adam yang dipikirnya hanya terbuat dari tanah sedangkan ia dari api, Iblis lupa bahwa dalam diri Adam ada unsur Ruh-Nya yang mulia. Intinya Iblis setelah protes gak mau sadar diri, malahan sombong.

Akhirnya Allah menghukum Iblis dan Allah tidak menerima taubat Iblis karena memang iblis tidak mau sadar diri dan tidak mau bertaubat kepada Allah, malahan mereka “mengancam” Allah bahwa mereka akan menyesatkan seluruh manusia kecuali manusia-manusia yang diberikan keikhlasan oleh Allah.

Adam dan Hawa sendiri akhirnya berdosa memakan buah terlarang. Tapi mereka segera sadar diri, mengakui kesalahan, tidak menyalahkan Iblis apalagi menyalahkan Allah, mereka bertaubat dengan do’a “Ya Rabb kami, kami telah menzalimi diri kami, dan jika tiada Engkau ampuni dan sayangi kami, sungguh kami termasuk orang-orang yang merugi”. Maka Allah pun mengampuni mereka tapi tetap menghukum mereka dengan cara diturunkan ke bumi.

Dari ketiga makhluk Allah ini maka kita dapat pelajaran :

1. Protes itu boleh bila bukan dalam meragukan kehebatan/keputusan Allah. Sekedar heran dan mempertanyakan.

2. Artinya Bertanya itu boleh saja bila dalam rangka menguatkan iman kita kepada Allah.

3. Sombong, merasa diri lebih baik dari yang lain, adalah induknya atau asal muasal dari dosa.

4. Salah satu ciri Orang Sombong adalah akan berusaha menyesatkan orang lain sebagaimana iblis berusaha menyesatkan Adam.

5. Allah tidak menerima taubat orang yang masih sombong dan tidak mau mengakui kesalahan diri.

6. Artinya Allah menerima taubat orang yang sadar diri, mengakui kesalahan diri, takut kepada Allah, tidak menyalahkan siapapun atas kemaksiatan yang dilakukannya.

7. Tidak perlu heran bila Allah tetap memberikan hukuman kepada hamba-hamba-Nya yang melanggar aturan-Nya walau mereka sudah bertaubat dengan maksud menghapus dosa-dosa mereka.

Wallaahu a’lam

Salam

KZ

About Kang Zain

Read All Posts By Kang Zain

2 thoughts on “Belajar dari akhlak Malaikat, Iblis, dan Nabi Adam

  1. Assalamualaikum warohmatulloh wabarokatuh,

    Alhamdulillah,,stelah cari2 Kang Zein di semesta.com yg hilang…..akhirnya ketemu lagi disini.

    Terus memberi inspirasi ya Kang…oya pin bb nya dong,,,hehehe
    Salam buat keluarga

    wasalam,
    Riuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *