Dan JANGAN lah kalian BERINFAK, Kecuali…

“Infak” berasal dari kata “Anfaqa” yang artinya “Membelanjakan”.

Infak adalah membelanjakan harta kita untuk “membeli” atau “menukarnya” dengan Ridho, Ampunan, dan Surga Allah.

Itu mengapa janganlah kita berinfak hanya untuk keperluan dunia. Apalagi sampai “mengancam” Allah…Misalkan dengan kalimat : “Ya Allah saya sedang butuh uang 100 juta nih. Sedangkan uang saya sekarang hanya ada 15 juta. Jadi saya akan infak 10 juta, tolong segera kembalikan minimal 10 kali lipatnya ya, yaitu 100 juta. Janji ya?”

Dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 272 disebutkan “…Dan janganlah kalian ber-INFAK kecuali hanya untuk mencari (Ridha) wajah Allah…”.

Apalagi setelah berinfak sebagian orang mentestimonikan keajaiban infaknya, dengan dalih “tahadduts bin ni’mah” , sehingga semakin banyaklah orang yang TERTARIK untuk berinfak, tapi bukan karena untuk mencari keridhaan Allah, melainkan untuk bisa mendapatkan pengalaman keajaiban seperti orang-orang yang testimoni tersebut.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu merusak sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima), seperti orang yang menginfakkan hartanya karena riya (pamer) kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari Akhir. Perumpamaannya (orang itu) seperti batu yang licin yang di atasnya ada debu, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, maka tinggallah batu itu licin lagi. Mereka tidak memperoleh sesuatu apa pun dari apa yang mereka kerjakan. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 264)

Mohon dimaafkan jika Sahabat kurang berkenan dengan artikel ini.

Terimakasih

Please follow and like us:
About kang zain 487 Articles
Sejak 2001 bergerak di bidang pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM), dan sejak tahun 2006 memfokuskan diri bergerak di bidang pelatihan SDM yang berbasis Motivasi Spiritual, yaitu Spiritual Character Building.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*