HAJAR-ASWAD-dan-TITIK-NOL
- Inspirasi

HAJAR ASWAD dan TITIK NOL

Sharing Hikmah ketika Beribadah di Makkah. Tulisan ini dibuat beberapa waktu lalu menjelang H-1 kepulangan ke tanah air…

🎯 Bismillaahirrahmaanirrahiim..

Tadi saya coba mengambil posisi sholat Isya sejajar dengan garis hijau “Tawaf Start” dimana garis tersebut sejajar dengan bersemayamnya Hajar Aswad di sudut Ka’bah.

Dari garis itu lah mulai start putaran Thawaf, dan dihitung satu putaran ketika bertemu kembali dengan garis tersebut.

Dari Hajar Aswad bertemu kembali dengan Hajar Aswad yang sama, sehingga membentuk satu putaran/lingkaran di sebuah TITIK Hajar Aswad. Satu putaran itu bentuknya seperti angka NOL. Hajar Aswad adalah TITIK NOL.

Kita awalnya Nol dari dosa, dan kita pun kelak ingin berakhir dengan jumlah dosa sama dengan Nol. Itu sebabnya Hajar (Batu) yang tadinya Abyad (Putih) berubah warna menjadi Hitam (Aswad) karena dosa-dosa anak keturunan Adam banyak yang tersedot ke dalamnya.

Maka anehlah bila seseorang berproses mencium hajar aswad justru malah menambah dosa. Menyikut sana sini, serobot sana sini, mendorong sana sini, menunggu Asykar lengah untuk membuat akselerasi perusak suasana khusyu yang mematikan hati sendiri.

Besok in syaa Allah kita akan Thawaf Wada. Berpisahlah kita sementara dari Baitullah-Nya untuk kembali ke Tanah Halal, Tanah Air, Indonesia.

Thawaf Wada diupayakan harus bisa menjadi ajang pembersihan dosa-dosa kita yang tersisa. Penghilangan segala unsur tidak penting dari dalam jiwa kita.

Setiap Putaran mendorong kita untuk terus meng-NOL kan diri. Menghilangkan kehebatan diri, kecuali menghebatkan-Nya.

Putaran pertama, hilanglah kehebatan fisik kita, penampilan kita, kegantengan kita, kecantikan kita, kekayaan kita, jabatan kita. Semua kehebatan lahiriyah adalah milik-Nya.

Putaran kedua, hilanglah kepintaran kita, kehebatan analisa kita, kepandaian logika kita. Semua kehebatan pemikiran adalah milik-Nya.

Putaran ketiga, hilanglah perasaan cinta yang melebihi cinta kepada-Nya, hilanglah rasa benci, jengkel, dan kecewa. Semua kehebatan Rasa dan Cinta adalah milik-Nya.

Putaran keempat, hilanglah kesombongan atas pengalaman hidup yang pernah kita lewati.. Meyakini lebih berpengalaman dari lainnya… Semua kehebatan pengalaman dan senioritas adalah milik-Nya

Putaran kelima, hilanglah rasa takut dan tunduk kepada makhluk dan dunia. Semua rasa takut harus dikembalikan kepada-Nya.

Putaran keenam, hilanglah kesyirikan, hilanglah segala Tuhan-tuhan palsu. Hanya Allah Tuhan yang asli satu-satunya

Putaran ketujuh, hilanglah diri kita, kembali ke tanah dan air -Nya, kecuali yang kekal dan AHAD meliputi hanyalah Allah Ta’aalaa…

Salam Zero
Salam Ahad

About kang zain

Sejak 2001 bergerak di bidang pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM), dan sejak tahun 2006 memfokuskan diri bergerak di bidang pelatihan SDM yang berbasis Motivasi Spiritual, yaitu Spiritual Character Building.
Read All Posts By kang zain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *