- Motivasi

JODOH ITU TAKDIR ALLAH ATAU PILIHAN KITA?

Perbedaan antara Sunnatullah, Takdir, Syari’ah, Ikhtiar/Pilihan, dan Nasib 

Mari kita definisikan satu persatu….

SUNNATULLAH adalah KEHENDAK ALLAH yang berupa Konsep yang tak bisa diubah oleh manusia.

Sunnatullah berlaku kepada siapa pun, di mana pun, dan kapan pun. Beberapa “konsep” Sunnatullah sudah dipahami manusia, tapi BUANYAK yang masih belum atau bahkan tidak akan pernah mampu dipahami oleh manusia.

Intinya, konsep yang sudah Allah buat itu pasti adil seimbang, tidak bisa direkayasa ulang oleh manusia. Allah gak pernah zalim, dan gak bisa ditipu oleh siapa pun.

🕹 TAQDIR adalah KEHENDAK ALLAH dalam bentuk berbagai Kejadian/Peristiwa yang terjadi berdasarkan konsep dari Sunnatullah. Tidaklah mungkin takdir itu terjadi diluar dari konsep yang sudah ditetapkan-Nya.

Jika Sunnatullah itu sebuah Ketentuan yang berupa KONSEP atau RUMUS, maka TAKDIR itu adalah AKSI dari RUMUS yang berlaku, atau PERISTIWA dari KONSEP yang ada di Sunnatullah.

🕋 SYARI’AH adalah KEHENDAK ALLAH yang berupa Konsep/Aturan yang diujikan kepada manusia secara bebas, apakah manusia mau rela menggunakannya ataukah tidak.

MUSLIM artinya BERSERAH kepada ALLAH, yakni seseorang yang menurut-ta’at atas syari’ah yang telah ditetapkan-Nya. Sedangkan seorang MUKMIN adalah Muslim yang YAKIN bahwa syari’ah dari ALLAH adalah yang terBAIK untuknya dan ia mempraktekkannya di kesehariannya.

🚜 IKHTIAR atau Ikhtiyar (artinya : atas kemauan-kehendak sendiri) dan ISTIKHOROH (artinya : mencari pilihan) berasal dari kata yang sama yaitu “Khoiron” yang artinya Kebaikan.

Dengan demikian, IKHTIAR dapat diartikan sebagai USAHA kita “YANG PENUH KEMAUAN” untuk MENCARI dan MELAKUKAN PILIHAN TERBAIK atas berbagai peluang yang ada di hadapan.

Jadi, jika SUNNATULLAH, TAKDIR, dan SYARI’AH merupakan KEHENDAK ALLAH, maka IKHTIAR adalah KEHENDAK diri kita.

Artinya, ALLAH memiliki kehendak agar kita memiliki kehendak.

Disinilah “ruang” ikhtiar untuk kita. Inilah saatnya kita memilih dan bertanggungjawab atas pilihan kita. Itu sebabnya ikhtiar itu adalah pilihan bebas yang tetap berada di dalam kerangka takdir Allah. Dan alangkah indahnya bila kita sadar bahwa pilihan kita selaras dengan kehendak Allah.

☕ NASIB adalah rangkaian hasil yang terjadi disebabkan dari berbagai pilihan Ikhtiar kita atas Syari’ah, Sunnatullah, dan Takdir yang berlaku.

Hari ini banyak orang yang mengkonotasikan Nasib dengan sesuatu yang tidak baik, padahal tidak selalu demikian, bahkan bagi orang-orang yang berTAQWA maka NASIB BAIK akan selalu menyertainya.

So, jodoh itu takdir atau ikhtiar?

Secara SUNNATULLAH , bahwa ALLAH telah menciptakan segala sesuatunya berpasang-pasangan, ada Pria dan ada Wanita.

Dan sudah diTAKDIR-kan bahwa saya menjadi Pria dan Anda menjadi ……. (silakan isi sendiri secara jujur).

Berdasarkan SYARI’AH dari ALLAH bahwa Pria harus menikah dengan Wanita.

Itu sebabnya, bagi jomblowers, berIKHTIAR lah untuk mencari lawan jenis terbaik untuk dinikahi. Baik dari sisi agamanya, akhlaknya, hartanya, wajahnya, dan keturunannya.

Namun perlu diperhatikan, berdasarkan SYARI’AH maka Anda tidak boleh berpacaran pra nikah, tapi lakukanlah proses ta’aruf, dan berpacaranlah setelah Anda menikah.

Nah, setelah Anda berikhtiar lalu berHASIL menemukan calon Anda maka menikahlah. Jangan berlama-lama dalam masa ta’aruf dengan dalih “kalau jodoh gak akan kemana”.

Ingatlah bahwa tidak ada manusia yang sempurna kecuali disempurnakan oleh Allah. So, jangan menuntut atau mencari pasangan yang sempurna barulah Anda mau menikah, tapi menikahlah untuk saling menyempurnakan.

Yang penting hati Anda itu Mantap. Yang utama, Mantap karena mencari ridha Allah, bukan sekedar mantap karena mencari pasangan hidup yang mantap.

Sebagaimana pepatah millenial mengatakan : Kalau sudah mantap, menikahlah. Kalau sudah mantan, lupakanlah.

Dan inilah NASIB Anda yang kini sudah menjadi TAKDIR NYA, dan memang sudah tertulis di Lauhul Mahfuzh sejak dahulu kala.

Allah tidak pernah salah tulis, tak pernah gagal paham sehingga Anda berjodoh dengan orang yang salah. Bukan karena Anda bertemu lalu Anda berjodoh, tapi karena Anda sudah dojodohkan-Nya, maka Anda akan dipertemukan dengan pasangan Anda.

Walaupun ternyata setelah Anda menikahinya, ternyata pasangan Anda banyak melalukan kesalahan, itu bukan berarti Anda salah memilih jodoh, tapi itulah yang paling pantas Anda terima sebagai takdir Allah yang akan membuat Anda semakin kuat jiwa dan semakin paham bahwa Allah gak bisa Anda tipu sama sekali, lalu Anda pun semakin tunduk patuh dan berserah diri kepada Allah.

Allah memang keren banget, paling tahu niat tersembunyi apa yang sebenarnya bersemayam di dada setiap hamba-Nya.

Wallahu a’lam
KZ

Please follow and like us:
error

About kang zain

Sejak 2001 bergerak di bidang pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM), dan sejak tahun 2006 memfokuskan diri bergerak di bidang pelatihan SDM yang berbasis Motivasi Spiritual, yaitu Spiritual Character Building.
Read All Posts By kang zain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *