KEAJAIBAN-bila-mengAKTIVasi-RAHMAT-ALLAH
- Inspirasi

KEAJAIBAN bila mengAKTIVasi RAHMAT ALLAH yang bersemayam di dalam jiwa

Dalam sebuah hadits sahih dinyatakan bahwa Allah memiliki 100 rahmat yang mana 1 di antaranya meliputi dunia ini…

“Sesungguhnya Allah memiliki 100 rahmat. Salah satu di antaranya diturunkannya kepada kaum jin, manusia, hewan, dan tetumbuhan. Dengan rahmat itulah mereka saling berbelas kasih dan menyayangi. Dengannya pula binatang liar mengasihi anaknya. Dan Allah mengakhirkan 99 rahmat untuk Dia curahkan kepada hamba-hamba-Nya pada hari kiamat.”

(Muttafaq ‘alaih; lafal hadits ini dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu)

Setiap jiwa yang ada sudah ketitipan rahmat Allah… Itu sebabnya untuk mengundang rahmat Allah yang lebih luas maka kita harus mensyukuri rahmat Allah yang sudah ada di jiwa.

Cara mensyukuri rahmat Allah yang ada di jiwa kita adalah dengan menyayangi makhluk-makhluk Allah lainnya…

Sayang yang tulus… Sayang yang memang nikmat terasa di dada.. Sayang yang membantu meringankan beban banyak jiwa yang terkecewa….

Sayang yang tulus itulah yang disebut dengan cinta. Cinta adalah rahmat-Nya, cinta adalah tanda kesempurnaan iman kepada-Nya.

“Tidak sempurna iman seseorang sehingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.”
(HR. Bukhari-Muslim)

Bukti dari cinta bukanlah sekedar kata, tapi cinta adalah tanda terimakasih kepada Allah dengan cara berusaha meringankan beban orang-orang yang Allah hadirkan di sekitar kita. Cinta bukan sekedar kata, tapi cinta adalah bukti beretika dalam membantu sesama. Dan etika akan lahir bila kita mau berusaha mencari ilmu-Nya, sebab ilmu-Nya adalah bagian dari rahmat kasih sayang Allah yang luas.

Dari Abu Hurairah r.a. Nabi SAW, bersabda:

Barangsiapa yang melepaskan seorang mukmin dari satu kesusahan daripada kesusahan-kesusahan dunia, nescaya Allah akan melepaskannya dari satu kesusahan daripada kesusahan-kesusahan Qiamat. Barangsiapa yang mempermudahkan bagi orang susah, nescaya Allah akan mempermudahkan baginya di dunia dan di akhirat. Barangsiapa yang menutup ke’aiban seorang muslim, nescaya Allah akan menutup ke’aibannya di dunia dan akhirat. Allah sentiasa bersedia menolong hambaNya selagi mana dia suka menolong saudaranya. Barangsiapa yang melalui suatu jalan untuk menuntut ilmu, nescaya Allah akan mempermudahkan baginya suatu jalan menuju ke syurga. Sesuatu kaum tidak berkumpul di salah sebuah rumah-rumah Allah (iaitu masjid) sambil mereka membaca Kitab Allah dan mengkajinya sesama mereka melainkan suasana ketenangan akan turun ke atas mereka, rahmat akan melitupi mereka dan mereka akan di kelilingi oleh para malaikat dan Allah akan menyebut (perihal) mereka kepada orang-orang yang berada di sisiNya. Barangsiapa yang terlambat amalannya, nescaya nasab keturunannya tidak mampu mempercepatkannya. (H.R. Muslim)

Teruslah mencintai sesama, teruslah mencintai Ilmu, teruslah mencintai Allah, maka keajaiban rahmat-Nya akan terus meliputimu. In syaa Allah.

Wallaahu a’lam

Salam

KZ

About Kang Zain

Read All Posts By Kang Zain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *