- Inspirasi

KEBENARAN, ALAM SEMESTA, KEIKHLASAN, AKHLAK MULIA, dan MESTAKUNG (part 1)

Allah menciptakan alam semesta ini dengan benar, itu sebabnya bila seseorang sering melakukan ketidakbenaran maka ia akan menjadi “musuh” alam semesta.

“Dan Kami tidak menciptakan langit dan Bumi serta apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan KEBENARAN. Dan sungguh, kiamat pasti akan datang, maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik. [Q.S. Al-Hijr (15):85]

Dalam ayat di atas sangat jelas bahwa Allah menghubungkan kebenaran dengan sifat pemaaf dan perilaku kebaikan. Itu sebabnya bila kita hidup penuh dengan ketidakmaafan (misal : kebencian) dan berbuat tidak baik maka kita akan menjadi “musuh” alam semesta, atau musuh kebenaran, bahkan bisa menjadi “musuh” Allah. Na’uudzubillaahi min dzaalik. Simaklah firman Allah berikut :

KEBENARAN itu adalah dari RABBmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu.” (al-Baqarah: 147).

Allah-lah satu-satunya Zat yang pasti benar, selain dari Allah pasti pernah berbuat salah, maka itu perlu mendapatkan pengakuan dari Allah agar menjadi standarisasi kebenaran, merekalah para Nabi dan Rosul.

“Wahai manusia! Sungguh, telah datang Rasul kepadamu dengan (membawa) KEBENARAN dari Tuhanmu, maka berimanlah (kepadanya), itu lebih baik bagimu. Dan jika kamu kafir, (itu tidak merugikan Allah sedikit pun) karena sesungguhnya milik Allah-lah apa yang di langit dan di bumi. Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.” (QS. An-Nisa’ (4): 170)

Kita sebagai manusia biasa tentunya berbeda dengan Rosulullaah yang membawa kebenaran. Kita mah sering berbuat salah. Itulah salah satunya kenapa kita harus mau memaafkan orang lain yang berbuat salah, supaya kita tetap bersinergi dengan alam semesta, tetap selaras dengan kebenaran, dan agar kita pun dimaafkan dan diampuni oleh Tuhan.

Cahaya (An-Nūr):22 – ” …Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”

Seolah-olah ayat diatas menegur kita dengan kalimat “Allah yang memiliki kebenaran dan selalu berbuat benar pun masih mau mengampuni dan menyayangimu yang banyak salah, tapi kenapa kamu yang banyak salah malah enggan memaafkan mereka yang berbuat salah?”_

Apalagi saya sudah membuktikannya berkali-kali, ketika saya mampu bersabar dan memaafkan seseorang atau sebuah peristiwa yang menjengkelkan maka setelah itu berbagai kemudahan menjadi hadir mengalir dahsyat nikmat ke dalam kehidupan saya.

Karena memaafkan itu bagian dari kebenaran, dan kebenaran itu adalah cara kerja alam semesta, maka sangatlah wajar bila para pemaaf akan mendapatkan support dari alam semesta agar semua kesulitannya dipermudah, istilah kerennya MESTAKUNG atau Semesta Mendukung. Allah izinkan dan ridhoi terjadinya proses MESTAKUNG bagi para pemaaf dan para pelaku kebaikan.

In syaa Allah bersambung

Salam
KZ

Please follow and like us:
error

About kang zain

Sejak 2001 bergerak di bidang pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM), dan sejak tahun 2006 memfokuskan diri bergerak di bidang pelatihan SDM yang berbasis Motivasi Spiritual, yaitu Spiritual Character Building.
Read All Posts By kang zain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *