- Inspirasi

KEBENARAN, ALAM SEMESTA, KEIKHLASAN, AKHLAK MULIA, dan MESTAKUNG (part 2 – tamat)

Nah, apa bedanya Kebenaran dan Kebaikan?

Menurut KBBI kebenaran adalah keadaan yang cocok dengan keadaan sesungguhnya, dan sesuatu yang sungguh-sungguh ada. Sedangkan Kebaikan adalah perbuatan baik, kegunaan, sifat manusia yang dianggap baik menurut pandangan umum yang berlaku.

Hanya Allah lah yang berhak menilai mana yang benar dan mana yang salah. Sedangkan Kebaikan itu umumnya dapat diukur oleh rasa yang ada pada jiwa manusia.

Bagi orang yang beriman, maka Kebaikan itu haruslah dilandasi Kebenaran, dan ternyata Kebenaran itu pun harus pula dilandasi Keikhlasan. Ibarat sebuah pohon maka Keikhlasan adalah Akarnya, Kebenaran adalah Cabangnya, dan Kebaikan adalah Buahnya.

Itu sebabnya, rusaklah bila Kebenaran tidak dilandasi keikhlasan, dan anehlah bila kebaikan tidak dilandasi oleh Kebenaran.

Demikian juga, merugilah bila Keikhlasan tidak dilanjutkan dengan Kebenaran, dan merugi pulalah bila Kebenaran tidak pernah berbuah Kebaikan.

Itu mengapa dalam menyampaikan Kebenaran haruslah dilandasi dengan keikhlasan dan lalu disampaikan dengan cara yang baik.

Selain itu pula, jangan sampai Kebenaran dikaburkan oleh Ketenaran. Jangan sampai Posisi merusak Persepsi. Jangan sampai Kekuasaan hanya menjadi alat pemuasan.

Jangan sampai Kekuatan menjadi pengundang Kegawatan. Jangan sampai daya upaya hanya menjadi sekedar tipu daya. Jangan sampai kejahatan orang lain atasmu menjadikanmu menjahati dirimu sendiri.

Yakinlah pada perintah Allah bahwa ketidakbenaran itu akan terbongkar, dan ketidakbaikan itu akan terkapar.

“Mereka membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya.” (Q.S. ‘Āli `Imrān : 54)

Sebagai orang beriman maka kita harus tetap bersabar berada di jalan yang benar. Bersabarlah untuk tetap menjadi orang benar yang berlaku baik, tetap proaktif menyebarkan kebaikan dengan benar dan ikhlas. Amar ma’ruf nahi mungkar. Lalu maafkanlah para penghalang kebenaran dengan cara yang baik, dan tetaplah khusyu dalam setiap sholat kita.

“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu'” (Q.S. 2 : 45)

Salam

KZ

Please follow and like us:
error

About kang zain

Sejak 2001 bergerak di bidang pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM), dan sejak tahun 2006 memfokuskan diri bergerak di bidang pelatihan SDM yang berbasis Motivasi Spiritual, yaitu Spiritual Character Building.
Read All Posts By kang zain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *