KETIKA COWOK BELAJAR DARI CEWEK

KETIKA-COWOK-BELAJAR-DARI-CEWEK

SA’I adalah anugerah dari Allah yang telah menganugerahi sifat wanita sebagi makhluk yang ketika dalam keadaan terdesak mereka lebih sering mendahulukan RASA dibandingkan LOGIKA.

Padahal Siti Hajar sudah 2 kali ke bukit Marwah dan beliau tidak menemukan Air untuk Isma’il bayi, eh masih tetep weeh ke Bukit Marwah sampai 4 kali…. Jadilah totalnya 7 kali bolak balik dari Shofa ke Marwah, shofa ke Marwah, dan teruuus.. Akhirnya yang ketujuh ke Marwah lagi…

Coba kalau cowok yang yang disuruh-Nya mencari air, bisa jadi cerita SA’I menjadi sangat lain, misal pas di bukit Shofa gak ketemu air, teruslah si Cowok akan cari ke Marwah, terus cari ke bukit yang lain… Terus buka cabang… Terus dan terus.. Eh Timbul2 bisa saja di Madinah… Tapi tentunya sang bayi sambil di gendong lah, kagak ditinggal di Lembah Bakkah … Gini2 cowok juga masih punya perasaan loh… Panjang Langkah tapi tetap mempunyai Rasa… (Walau kadang terkesan alakadarnya)

Gak kebayang kan kalau cowok yang menginspirasi peristiwa Sa’i? Hehe

Untunglah Siti Hajar, seorang wanita yang dimulyakan oleh Allah, telah dipilih sebagai inspirator Sa’i, apa inspirasinya?

1. Berusaha mencari nafkah itu yang penting adalah bekerja sepenuh hati, sepenuh rasa, karena cinta, bukan malah lebih mencintai kerjaan dibandingkan keluarga.

2. Ikhtiar itu keharusan dari Allah, rezeki itu kejutan dari Allah.

3. Niat yang bersih/suci (Shofa) akan menghasilkan Ikhtiar yang totalitas.

4. Ikhtiar yang Totalitas akan menghasilkan Rasa Puas (Marwah), sedangkan Ikhtiar yang Formalitas akan menghasilkan Rasa Malas.

wallahu a’lam

Please follow and like us:
About kang zain 487 Articles
Sejak 2001 bergerak di bidang pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM), dan sejak tahun 2006 memfokuskan diri bergerak di bidang pelatihan SDM yang berbasis Motivasi Spiritual, yaitu Spiritual Character Building.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*