Membangun-Mental-Wali
- Inspirasi

Membangun Mental Wali

# Membangun Mental Wali Menjawab pertanyaan kenapa hidupku mudah lelah dan sering khawatir?

Hidup ini hakikatnya dihidupkan dan diperjalankan oleh Allah. Jangan meyakini bahwa Anda memiliki kehendak 100% untuk berbuat dan memilih dalam hidup ini. Allah lah Yang  sejatinya Maha Menghidupkan dan Maha Memperjalankan.

Kita mudah lelah dan khawatir karena kita merasa bahwa kita merasa telah hidup tanpa rencana jelas, lalu kita pun meraba-raba apa rencana kita dalam hidup ini, lalu kita menyimpulkan dengan jelas bahwa : “aku bisa menjadi apa pun yang aku mau”. Maka stress lah kita setelah merasa dan meyakini bahwa kitalah yang merencanakan hidup kita ini menjadi sukses atau gagal.

Padahal menurut Q.S. Annisa ayat 79 adalah bahwa kita sukses karena kita manut mengikuti rencana Allah, dan kita jadi gagal karena kita sok tahu buat rencana sendiri atas hidup kita.

“Setiap kebaikan yang datang kepadamu itu berasal dari Allah, dan setiap keburukan yang menimpamu adalah karena perbuatanmu sendiri” (T.Q.S. 4 : 79).

Maka lelahlah kita… Karena kita bergerak ke arah yang kita mau… Bukan ke arah yang Allah mau, Robb yang telah menghidupkan kita.. Pasti lelah kalau tidak lillah..

Berikut 7 Ciri-ciri kita sedang berada di luar kemauan-Nya adalah :

1. Lebih sering tegang  dibandingkan tenang dan senang

2. Tidak semangat dalam hal Sholat dan Dzikrullah

3. Mudah meremehkan orang lain atau meremehkan diri sendiri

4. Sering bingung “Kenapa usaha saya sudah maksimal tapi hasilnya masih minimal”. Fokus kepada hasil, tapi kurang bisa menikmati proses.

5. Mudah tertarik dengan kemaksiatan dan kesia-siaan, dan kadang meremehkan dosa-dosa yang dianggap kecil.

6. Banyak makan, banyak tidur, banyak Mengeluh, banyak malas beraktifitas positif, dan banyak berdebat.

7. Ringan ketika dilayani dan berat ketika melayani.

Tapi ketika kita sedang berada di dalam kemauan-Nya, izin dan ridho-Nya, maka hidup terasa tenang, senang, ringan, bahagia, penuh syukur, menikmati sholat dan Dzikrullah serta banyak menebar manfaat bagi sesama.

Hal ini terjadi karena ia memiliki kesadaran “wali”, yaitu kesadaran berserah dan yakin bahwa ia tidak bergerak tapi digerakkan-Nya, ia tidak hidup tapi dihidupkan-Nya, ia tidak berjalan tapi diperjalankan-Nya, ia tidak eksis tapi dieksiskan-Nya, dan ia tidak pernah berhasil kecuali diberhasilkan-Nya.

T.Q.S. (Yūnus):62 – “Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.”

Walau terlihat bekerja keras layaknya “Kuli” tapi jiwanya tetap teguh bermental “Wali”.

Salam untuk sahabat semua

Kang Zain

About Kang Zain

Read All Posts By Kang Zain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *