MENGGALI MAKNA WUQUF DI ‘ARAFAH

Menggali Makna Wuquf di ‘Arafah

Wuquf artinya Berhenti atau Diam. ‘Arafah artinya Mengenal atau Memahami atau Menyadari. Wuquf di padang Arafah adalah proses lebih dalam Mengenal Allah dalam diamnya tubuh kita, diiringi aktifnya pergerakan jiwa kita mendekati-Nya.

Hakikatnya kita ini Diam dan Dia lah yang bergerak dan menggerakkan, hakikatnya kita ini mati dan Dia lah yang Menghidupkan, hakikatnya kita ini tidak ada, tidak eksis, dan Dia lah yang mengadakan atau meng-eksis-kan.

Itu sebabnya belumlah kita dikatakan telah mengenal Tuhan dan diri sendiri bila kita masih sibuk mengeksiskan diri kita di hadapan manusia. Masih sibuk mencari pengakuan dan pujian dari manusia.

Wuquf di ‘Arafah seharusnya menghadirkan rasa Tenang. Yakni sebuah rasa yang bukan senang dan bukan tegang. Sebuah rasa non dualitas yang tidak senang dan tidak sedih, sebuah keadaan non dualitas yang khas, wuquf bersama seragam putih ihram yang diliputi Yang Maha Tunggal.

Belum disebut berhaji bila belum Wuquf di ‘Arafah. Belum disebut ber-Wuquf bila hati tak kunjung tenang dalam mengingat-diingat-Nya, melihat-dilihat-Nya.

Bagaimana mungkin kita bisa tenang mengingat Allah bila kita belum mengenal Allah dengan baik.

Tak kenal maka tak tertarik. Tak tertarik maka tak suka. Tak suka maka tak kagum. Tak kagum maka tak sayang. Tak sayang maka tak cinta. Tak cinta maka tak percaya. Tak percaya maka tak tunduk. Tak tunduk maka tak ta’at. Tak ta’at maka tak dekat. Tak dekat maka tak ingat. Tak ingat maka tak tenang.

Tahulah kita siapa yang sebenarnya kita pertuhankan selama ini? Yaitu siapapun atau apapun yang sering menarik-narik jiwa kita untuk dikagumi, dicintai, dipercayai, dita’ati, didekati….

Itu mengapa Dalam Wuquf in syaa Allah kita akan menemukan siapa Tuhan yang hakiki, eksistensi Allah yang bebas bentuk di antara bentuk-bentuk yang kita kenal, Wujud yang melampaui cahaya, Cahaya di atas Cahaya, yang melampaui timur dan barat.

In syaa Allah, di sanalah kita sungguh akan menyaksikan-Nya, lalu semakin merasakan kehadiran Rosul-Nya… Asyhadu An laa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaah

Semoga hati kita ini selalu dipenuhi oleh rasa kagum atas keberadaan-Nya, kebesaran-Nya, kasih sayang-Nya. Dan semoga rasa kagum kita ini menjadi washilah agar DIA menarik kita dengan cara-Nya yang khas menuju Jannahnya yang Indah berkualitas.

Salam

KZ

www.jlebb.com

Please follow and like us:
About kang zain 488 Articles
Sejak 2001 bergerak di bidang pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM), dan sejak tahun 2006 memfokuskan diri bergerak di bidang pelatihan SDM yang berbasis Motivasi Spiritual, yaitu Spiritual Character Building.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*