- Inspirasi

MENJUAL DENGAN CERDAS, MEMBELI DENGAN IKHLAS

Salah satu kelakuan para penjual jaman now adalah jualan produk tanpa mencantumkan harga, dengan tujuan agar si calon konsumen gerah dalam ke-panas-aran, yup pingsan penasaran.

Bisa jadi target mereka adalah memenangkan pertandingan melawan para calon konsumen, yakni membuat mereka terperangkap di perasaan gak enak atau gak jelas.

Ketika akhirnya calon konsumen yang penasaran tersebut lelah lalu bertanya “Ka berapa harganya?” Maka si penjual sudah mulai merasa menang. Entah kenapa sepertinya si penjual sangat senang melihat konsumen yang akhirnya menyerah karena penasaran.

Lalu keluarlah harga yang ternyata kurang menarik. Tapi karena konsumen sudah terlanjur bertanya harga, maka seringkali konsumen tipe “Daun-Plegmatis” menjadi sulit untuk mencancel niatnya, karena merasa gak enak dengan Harapan si penjual yang pastinya pengen banget produknya dibeli, walaupun si Konsumen tinggal di perumahan Harapan Indah atau Harapan Mulya.

Dan si tipe “Buah-Sangunis” bisa jadi merasa gengsi untuk gak jadi beli hanya karena faktor harga. Lalu si “Akar-Melankolis” menimbang-nimbang selisih kerugian, lalu bisa saja akhirnya ia sesekali memilih mengalah, walau tentunya agak jengkel, tapi berniat tidak mau beli produk apapun lagi dari orang tersebut.

Mungkin hanya orang “Cabang-Koleris” yang tak terpengaruh dengan cara-cara menjebak seperti itu, apalagi cara-cara seperti itu memang biasanya idenya terlahir dari si tipe Cabang ini.

Artinya para penjual sekarang semakin cerdas untuk menjaring para calon konsumennya, sehingga apabila kita di posisi sebagai konsumen maka harus mampu ikhlas ketika terjebak dalam perangkap mereka.

Karena salah satu rukun jual beli adalah “Ijab Qobul Antarodhin” yakni serah terima yang saling ridho, sehingga berkah mengalir ke kedua belah pihak, penjual dan pembeli.

Untuk menghindari ketidakridhoan pembeli, atau keterpaksaan pembeli dalam membeli produk, maka saya sebagai penjual sebisa mungkin selalu mencantumkan harga ketika jualan sesuatu. Dan sebagai pembeli, saya berusaha untuk berlapang dada ketika melihat penjual yang jualan tanpa mencantumkan harga.

Salam Berkah

KZ

Please follow and like us:
error

About kang zain

Sejak 2001 bergerak di bidang pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM), dan sejak tahun 2006 memfokuskan diri bergerak di bidang pelatihan SDM yang berbasis Motivasi Spiritual, yaitu Spiritual Character Building.
Read All Posts By kang zain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *