- Artikel JLEBB

Metode (Terapi) Self Silaturrahim untuk Kesehatan

Mari kita membahas tentang Silaturrahim dan hubungannya dengan kesehatan. Sebelumnya, saya akan kutip hadits Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam tentang silaturrahim.

“Tahukah kalian tentang sesuatu yang paling cepat mendatangkan kebaikan ataupun keburukan? Sesuatu yang paling cepat mendatangkan kebaikan, sabda Rasulullah SHALLALLAAHU ‘ALAIHI WASALLAM, adalah balasan (pahala) orang yang berbuat kebaikan dan menghubungkan tali silaturrahim, sedangkan yang paling cepat mendatangkan keburukan ialah balasan (siksaaan) bagi orang yang berbuat jahat dan yang memutuskan tali persaudaraan” (HR. Ibnu Majah).

Pesan Baginda lainnya, ”Siapa yang ingin rizkinya diperluas dan umurnya panjang maka hendaknya ia bersilaturrahim.” (HR. Bukhari).

Selain itu Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Silahturahim dapat memperpanjang umur, dan sedekah dapat mengubah takdir yang mubram (yang pasti)”. (HR. Bukhari, Muslim, at-Tirmidzi, Imam Ahmad).

Nah, sebelum kita beranjak jauh menghubungkan “kegiatan silaturrahim” dengan kesehatan, maka sudahkah kita bersilaturrahim dengan diri kita sendiri. Yakni, bersilaturrahim dengan apapun yang menempel dengan kita. Ketahuilah, anggota tubuh kita yang memang notabenenya bukan milik kita pun sebaiknyalah kita silaturrahimi.

Sudahkah kita bersilaturrahim dengan Muka, Mata, Hidung, Mulut, Telinga, Rambut, Tangan, dan Kaki Kita? Ini adalah penting. Tahukah Anda, mengapa seseorang hidupnya tidak bahagia? Salah satu alasannya adalah karena ia kurang bersilaturrahim dengan dirinya sendiri. Lho, kok bisa begitu?

“Silaturrahim” artinya “Menjalin kasih sayang” atau bahasa mudahnya adalah “memberikan perhatian cinta sepenuh hati.” Dan salah satu buktinya telah terjadi silaturrahim adalah adanya adegan “bersalaman” kadang plus “berpelukan”, dimana tangan kita menyentuh tangan sahabat kita (tentu saja yang muhrim). Artinya, “tangan” adalah perwakilan dari hadirnya tanda perhatian.

Maka perhatikanlah diri Anda saat ini, bukankah Allah telah memberikan minimal sehari 5 kali untuk Anda agar Anda bersilaturrahim dengan Wajah Anda, Mata Anda, Hidung Anda, Mulut Anda, Tangan Anda, Kepala dan Rambut Anda, Telinga Anda, dan Kaki Anda? Ya, itulah yang sering kita sebut dengan “berwudhu”.

Itu sebabnya, jika Anda ingin PANJANG UMUR dan LUAS RIZKI, maka bersilaturrahimlah dengan sungguh-sungguh tatkalah Anda berwudhu. Berikan perhatian penuh kepada anggota tubuh yang sedang Anda silaturrahimi.

Contoh, ketika Anda sedang mencuci Kaki Anda maka perhatikanlah Kaki Anda, fokuslah kepadanya, sapalah dan usaplah dengan “tangan” Anda sang kaki tersebut dengan tenang dan sepenuh hati. Jangan sampai ketika Anda sedang bersilaturrahim dengan kaki Anda, namun pikiran Anda malah melayang ke tempat yang lain, terlebih lagi jika Anda pun membasuh sang kaki dengan perasaan yang enggan.

Nah, jika begitu yang rutin terjadi, maka wajar saja jika hidup Anda kurang bergairah, kurang bahagia, kurang sehat, rizki tidak lancar, dan kurang berkah. Ya iya lah, wong yang deket saja dicuekin.. jarang disilaturrahimi, gimana lagi dengan yang jauh?

Kemudian, untuk kasus-kasus tertentu, sebagaimana penyakit “sederhana” yang dulu saya sering alami, yaitu maag dan panas dalam, maka Anda bisa bersilaturrahim kepada wilayah yang sakit.

Caranya, tempelkan saja telapak tangan kita di daerah yang sakit dengan hati tenang dan dada yang lapang seraya terus memberikan perhatian yang tulus kepada tubuh yang sakit, dan ucapkanlah : “A’uudzubillaahiminasy syaithaanirrajiim. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wa barakaatuh. Wahai perutku, maafkanlah aku yang telah menzalimimu dengan berbagai makanan yang membuat engkau menjadi panas dalam. Wahai perutku, aku berusaha untuk memperbaiki pola makanku, terimakasih atas teguranmu. Ya Allah, maafkanlah hamba-Mu yang telah zalim atas amanah perut yang Engkau titipkan kepadaku (lalu Istighfarlah sebanyak mungkin dan sepenuh hati).”

Setelah itu tarik napas, lepaskan beban pikiran, dan hembuskan seraya rasakan sakitnya mulai berkurang bahkan menghilang…. dan rasakanlah perasaan plong yang membugarkan jiwa dan raga Anda…dan ucapkanlah ALHAMDULILLAH….

Dan teknik Terapi Self Silaturrahim ini selaras dengan apa yang disarankan oleh Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam.

Perhatikan hadits berikut. Dari Abu Abdullah Usman Bin ‘Ash, bahwasanya telah mengadukan rasa sakit di badannya kepada Rasulullah, Maka Rasulullah berkata padanya “Letakkan tanganmu di atas tubuhmu yang merasa sakit itu dan berdoalah : Bismillah (3 kali) dan berdoa lagi diulang 7 kali “A’uudzu bi’izzatillaahi wa qudrotihii min syarri maa aajidu wa uhaadziru….” (H.R. Muslim).

Adapun arti dari “A’uudzu bi’izzatillaahi wa qudrotihii min syarri maa ajidu wa uhaadziru….” adalah “Aku berlindung kepada kemuliaan Allah dan Kekuasaan-Nya, dari segala keburukan yang kuderita dan ku khawatirkan…”

Namun jika yang sakit itu adalah HATI kita, yang diwakili oleh keberadaan DADA kita yang kurang lapang, maka tempelkanlah tangan Anda di tempat yang sakit itu yaitu di Dada Anda.

Selamat mencoba !

Salam

Jlebb Inti Karakter

Please follow and like us:
error

About kang zain

Sejak 2001 bergerak di bidang pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM), dan sejak tahun 2006 memfokuskan diri bergerak di bidang pelatihan SDM yang berbasis Motivasi Spiritual, yaitu Spiritual Character Building.
Read All Posts By kang zain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *