MUNGKINKAH-DIA-JODOHKU(Lailatul-Qodar)
- Informasi

MUNGKINKAH DIA JODOHKU? (Lailatul Qodar)

MUNGKINKAH DIA JODOHKU? (Lailatul Qodar).Β Ketika pria si buruk akhlak merindukan gadis cantik Sholihah, maka tidaklah ia pantas berjodoh dengannya.

Bila akhlak kita masih buruk, suka dengki, enggan memaafkan, penuh su’uzhan, dunia minded, duit oriented, lalu kita merindukan Lailatul Qodar yang dipenuhi Malaikat dan Arruuh yang non materialistis, apakah kita pantas mendapatkannya?

“Tanazzalul MALAAIKATU war RUUHU fiihaa Bi iznirobbihim min kulli Amr…”

Walau pun pandangan mata kita mencoba pragmatis mencuri keberuntungan…. melihat langit… merasakan angin yang sejuk… dedaunan yang tenang… “hmm jangan-jangan Lailatul Qodar sedang lewat nih… aku samperin ah… siapa tahu dia doyan juga sama aku”.

Lailatul Qodar bukanlah sekedar perkara hitung2an materi ibadah… “ah lumayan lah dapet 1 juz di malam Qodar..Β  kan ibarat sudah ngaji lebih dari 1000 bulan… wow setara dengan sekitar 30.000 juz loh…. lumayan sekaligus rapel…”

Ruh dan Materi sesuatu yang saling melengkapi disebabkan perbedaannya yang mencolok… dan Lailatul Qodar adalah perkara Ruh bukan perkara hitung2an materi belaka… ia lebih baik dari 1000 bulan… lompatan waktu… lompatan ruang dan waktu… subhaanallaah..

“Lailatul Qodri Khoirum Min Alfi Syahr”.

Banyak orang yang sibuk mencari Lailatul Qadar… tapi belum tentu Lailatul Qodar pun sibuk mencari mereka… sebab Lailatul Qadar hanya sibuk mencari orang-orang yang pantas dan sanggup menerima kehadirannya…

Mari perpantas diri kita untuk mendapatkannya dengan cara terus menerus menundukkan hati hanya kepada Allah… hilangkanlah khawatir dan sedih… maafkan kesalahan sesama… perkuat hubungan kita dengan sang pemilik Lailatul Qadar…

Dan I’tikaf adalah salah satu cara memantaskan diri… seperti Ulat yang I’tikaf di dalam kepompong.. ia melebur dirinya… ia beristighfar atas masa lalunya yang merusak dan menjijikkan… ia maafkan hinaan siapapun yang telah menganggapnya hama penganggu…. ia terus-menerus hancurkan sisa-sisa keulatan yang ada… lalu setelah beberapa hari i’tikaf di dalam sang kepompong.. tumbuhlah kaki kaki yang baru… sayap yang menarik… dan ia pun berubah menjadi kupu-kupu yang indah…. hmmm sang ulat seribu bulan…

Semoga kita semua berjodoh dengan Lailatul Qodar… aamiin…

Salam

KZ

About Kang Zain

Read All Posts By Kang Zain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *