Solusi-Pengembangan-Diri--3-hikmah-diahsyiiit-dari-Pengemudi-yang-baik
- Inspirasi, Motivasi, Solusi

(Part 3) Dengan Metode IBROH, maka tanpa terasa Kesuksesan menjadi Nyata

Orang-orang yang bermental “Menang-Kalah” seringkali menjalani hidup ini dengan penuh rasa tertekan. Stres yang berkepanjangan membuat perjalanan meraih impian menjadi terasa sangat lambat. Kok gak sampai-sampai ya, malah sepertinya semakin menjauh… Orderan pun semakin sepi…

Berbeda sekali dengan para IBROHers, mereka menikmati kehidupan yang dijalaninya sehingga tanpa mereka duga seringkali rezeki dan berbagai momentum kenikmatan hadir dari berbagai arah yang tak disangka-sangka. Siapa pun yang istiqomah menjalani hidup dengan mental IBROH maka kesulitan yang hadir akan terasa nyaman, dan kenikmatan yang hadir akan terasa aman.

Sedangkan para pelaku Mental “Menang-Kalah” akan merasa stres ketika menghadapi kesulitan, dan merasa terancam ketika mendapat kenikmatan. Sungguh amatlah kasihan menyedihkan keadaan mereka itu…

Nah, setelah IKHLAS, maka huruf B dari kata IBROH mewakili kata BENAR.

Ingatlah sekali lagi di penjelasan sebelumnya, bahwa Keikhlasan itu hanya pantas menjadi pondasi Kebenaran. Sangatlah gak pantas bila keikhlasan bersanding dengan keburukan atau kemaksiatan. Misalkan seseorang yang berkata : “Saya ikhlas kok berselingkuh dengannya”, na’uudzubillaah

Teruslah berbuat benar maka Anda akan benar-benar dimenangkan oleh Allah. Jangan tergiur dengan kecurangan para haters yang ingin menjungkalkan Anda. Jangan hadapi kejahilan dengan kejahilan lainnya. Jangan hadapi ketidakbenaran dengan ketidakbenaran lainnya, tetaplah Ikhlas dalam jalan kebenaran.

True Story nih, suatu saat tatkala saya pulang dari suatu acara menuju ke rumah, kebetulan saat itu saya sedang bawa mobil sendirian, karena memang saya suka kagok kalau bawa mobil berduaan mah.. hehe.. ciuzz… jadi ya sendirian aja …

Nah sesampainya di depan garasi rumah, pagar garasi mobil dalam keadaan tertutup. Lalu saya bunyikan klakson, dan keluarlah anak saya untuk membuka pagar garasi. Lalu didorongnya pagar garasi tersebut, tapi ternyata pegarnya macet tak kunjung bergerak dan bergesar membuka.

Setelah saya perhatikan, ternyata sebagian dari roda-roda pagar keluar rel. Lalu saya minta anak saya untuk mengangkat pagar terlebih dahulu dan mengembalikan roda-roda rel yang keluar tersebut ke relnya yang BENAR.

Dan, AJAIB, secara tiba-tiba pagar menjadi mudah didorong dan digeser sehingga terbuka lebar untuk sang mobil masuk ke dalam garasi.

Nah dari kisah ini kita bisa mengambil sebuah hikmah, bahwa ketika rezeki kita sering macet maka bisa jadi karena kita belum utuh berada di jalan yang BENAR, maka kembalilah ke jalan yang benar secara utuh. HIJRAHLAH. TAUBATLAH!

Yup, ketika kita bisa konsisten berada di jalan yang BENAR, tentunya dengan pondasi hati yang IKHLAS, maka KEAJAIBAN Rezeki dan Solusi yang berkah akan sering menghampiri kita.

Itu sebabnya, biasakanlah hal-hal yang BENAR, bukan malah membenarkan hal-hal yang sudah biasa. Lakukanlah kebenaran dan ajaklah orang lain untuk berbuat benar.

Ketika kemaksiatan atau ketidakbenaran sudah mem-bos-rela atau me-raja-lela di suatu negeri, maka ketidakberkahan bahkan kehancuran akan segera menghantam negeri tersebut.

Semoga Indonesia tetap dijaga oleh Allah dari berbagai macam kemaksiatan yang dilegalkan atau dibiarkan, seperti : sex bebas non marital, perselingkuhan, LGBT, korupsi berjama’ah, perdukunan, kemusyrikan, kedurhakaan anak kepada ortunya, riba, pornografi, hoax, agama palsu, kecurangan politik, dan berbagai kemaksiatan lainnya.

Aamiin yaa Allaah yaa robbal aalamiin…

Nah saudaraku, kita sudah belajar tentang IKHLAS dan BENAR. Ikhlas itu hakikatnya adalah melakukan kebaikan karena dan untuk Allah. Sedangkan Benar itu adalah cara menuju Allah yang sesuai dengan Quran dan Sunnah.

Ikhlas itu membahas tentang Pondasi dan Tujuan, sedangkan Benar itu berbicara tentang Cara mencapai Tujuan di atas Pondasi yang BENAR.

Dan sudah sama-sama kita maklumi bahwa tujuan hidup kita yang benar adalah Mengabdi kepada Allah, yang dicapai dengan cara berada di atas Shiroothol Mustaqiim-Nya, yaitu jalan hidup yang lurus, jalan kebenaran yang dilakukan dengan penuh keistiqomahan dan diliputi berbagai variasi rasa kenikmatan dari Allah.

In syaa Allaah bersambung ke part 4.

www.jlebb.com

Please follow and like us:
error

About kang zain

Sejak 2001 bergerak di bidang pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM), dan sejak tahun 2006 memfokuskan diri bergerak di bidang pelatihan SDM yang berbasis Motivasi Spiritual, yaitu Spiritual Character Building.
Read All Posts By kang zain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *