- Informasi

Rejeki seret? Akuilah kesalahanmu, Jangan ndablek..

Jika ada seorang teman Anda yang berbuat salah kepada Anda lalu ia cuek saja tidak mau mengakui dan meminta maaf maka Anda mungkin akan merasa kesal dan aneh, apalagi jika ia yang salah eh ia pula yang marah kepada Anda. Semakin Aneh.

Namun bayangkan jika ia mengakui kesalahannya di hadapan Anda, pastilah seharusnya Anda lebih mudah ridha dan memaafkan kesalahannya, apalagi ia iringi dengan ucapan “mohon maaf” yang tulus maka semakin ridhalah Anda atas kelakuannya. Anda bahkan bisa jadi akan memberinya hadiah yang spesial, yaitu persahabatan dan ikatan persaudaraan.

Perhatikanlah hadits yang diriwayatkan dari Sa’ad Ibnu Abi Waqash tentang keutamaan “mengakui kesalahan”, Rasulullah bersabda :

“Maukah kalian Aku beritahu sesuatu do’a, yang jika kalian memanfa’atkan itu ketika ditimpa kesedihan atau bencana, maka Allah akan menghilangkan kesedihan itu?

Para sahabat menjawab : “Ya, wahai Rasululullah”

Rasul bersabda, “Yaitu do’a “Dzun-Nun” : “LA ILAAHA ILLAA ANTA SUBHANAKA INNII KUNTU MINAZH-ZHAALIMIIN (Tidak ada Sesembahan selain Engkau, maha suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk diantara orang-orang yang dholim)”.(H.R. Imam Ahmad, At-Turmudzi dan Al-Hakim)

Subhaanallah… Apalagi setelah kita mengakui kesalahan kita lalu kita pun mohon ampun alias beristighfar tulus karena Allah dengan hati ang menerima keadaan. Hasilnya lebih diahsyiiit.

Dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Barangsiapa yang senantiasa beristighfar niscaya Allah akan menjadikan baginya kelapangan dari segala kegundahan yang menderanya, jalan keluar dari segala kesempitan yang dihadapinya dan Allah memberinya rizki dari arah yang tidak ia sangka-sangka.” (HR. Abu Daud, Ibnu Majah, Al-Baihaqi dan Ath-Thabarani)

So jika Anda ingin disenangi Allah dan dilancarkan rejeki maka berhentilah menyalahkan orang lain dan seringlah mengakui kesalahan diri. Lalu berhentilah buat Allah marah lalu perbanyaklah istighfar dan memaafkan kesalahan orang lain. Sebab istighfar menjadi lebih sempurna jika dibarengi dengan sikap menerima saat ini, mengakui kesalahan diri dan memaafkan apa yang terjadi di masa lalu.

Dan rejeki atau hadiah terbaik adalah ikatan kuat cinta dari Robb kepada hamba-hamba-Nya.

Salam

Kang Zain
HADO conceptor
ABCo Trainer
Penulis di www.jlebb.com

About Kang Zain

Read All Posts By Kang Zain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *