Tafakkur-Tentang-Waktu
- Inspirasi

Tafakkur Tentang Waktu

Tahun 2015 belum hilang, tahun 2017 sudah datang. Kenangan masa lalu bisa merusak kesyukuran, Kekhawatiran masa depan bisa merusak kesabaran. Dan inilah penggoda kenyataan waktu, 2016 hanyalah (2015 + 2017) : 2. Sebab ia ghoib meliputi pikiran kita. Kita bisa merasakan pikiran bekerja, tapi kita tidak pernah tahu bagaimana cara kerja waktu.

Maka tak perlu lah sibuk mengendalikan waktu, tapi kendalikanlah pikiranmu yang diliputi waktu.

Allah lebih lembut dan lebih ghoib daripada waktu. Maka semakin tidak mungkinlah kita mengendalikan Allah. Dan Allah lah yang mengendalikan waktu, aku, dan kamu.

Apa yang terjadi ketika waktu semakin sering disalahpahami, dirayakan, dan dipertuhankan?

Anda mungkin pernah mendengar beberapa kalimat berikut …

“Biarkan waktu yang akan menjawab segalanya…”

Atau,

“Seiring waktu nanti kamu akan melupakan kekecewaanmu… Biarkan waktu akan menghapus luka-luka di jiwamu…”

Atau,

“Adakah waktu kan mendewasakan kita?…”

Atau,

“Aduuh… Aku kehilangan banyak waktu nih… Kacawww deh… ”

Atau,

“Seandainya aku bisa mengubah masa lalu… Seandainya ada mesin waktu…. Seandainya aku bisa kembali ke masa lalu…. Pasti aku akan…. ”

Atau

“Tahun ini adalah momentum perubahan bagiku… Ini adalah tahun keberuntunganku…”

Lihatlah beberapa kalimat di atas …  Betapa kurang mengertinya kita dengan hakikat waktu… Kadang dipertuhankan ; mampu menjawab, mengobati, dan mendewasakan…. Tapi kadang dipersalahkan : menghadirkan kekacauan dan penyesalan…

Sahabat Waktu..  Ada yang bilang bahwa pada hakikatnya tidak ada masa lalu… Dan tidak ada masa  depan… Yang ada hanya “sekarang”, ” saat ini” atau “masa kini”.

Namun untuk memudahkan komunikasi maka manusia mengelompokkan waktu menjadi : masa lalu, masa kini, masa depan…

Namun sejatinya… Kalau kita lihat lebih dalam lagi… Lebih dalemmm  lagi… Maka tidak ada keterpisahan antara masa lalu, masa kini, dan masa depan…. Yang ada hanya satu waktu… Yaitu “waktu” yang meliputi masa demi masa… Bahkan waktu meliputi dunia dan akhirat…

Itu sebabnya… Karena setiap masa adalah terhubung maka “penyesalan yang berkepanjangan” adalah bukti bahwa kita belum memahami sang waktu…

Waktu itu satu, meliputimu, mengawasi setiap gerak-gerikmu dan “diri” mu…

Perbaiki hubungan dirimu dengan Sang Pemelihara waktu maka engkau tak kan pernah kehabisan waktu, tak kan suka sedih menyesali masa lalu, tak kan sering mengkhawatirkan esok yang belum tentu, tak kan menyalah-nyalahkan waktu, tapi juga takkan menuhan-nuhankan sang waktu….

Salam

About Kang Zain

Read All Posts By Kang Zain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *