- Artikel JLEBB

Toleransi dan Fitnah

Pada Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 191 dan 217 disebutkan bahwa “Fitnah itu lebih kejam atau lebih besar dosanya daripada Pembunuhan”

Fitnah yang dimaksud disini bukanlah fitnah seperti yang ada di KBBI, yang artinya : “perkataan bohong atau tanpa berdasarkan kebenaran yang disebarkan dengan maksud menjelekkan orang (seperti menodai nama baik, merugikan kehormatan orang)”.

Fitnah yang dimaksudkan di kedua ayat tersebut adalah Fitnah Agama bukan memfitnah manusia.

Contoh Fitnah agama adalah mencampurbaurkan yang hak dengan yang batil dengan dalih toleransi.

Toleransi adalah kebaikan. Mencampurkan yang Haq dan yang batil adalah keburukan. Sedangkan mencampurkan yang Haq dengan yang Batil dengan dalih Toleransi adalah Fitnah yang lebih kejam dari pembunuhan.

Contoh fitnah agama adalah seorang tokoh mengatakan bahwa semua agama sama. Contoh lainnya adalah melakukan akad nikah Islam di Gereja. Contoh lainnya adalah Vocal Grup non muslim yang mensenandungkan Asmaul Husna di Masjid.

Sebagaimana yang disebutkan di surat Al-Baqarah ayat 217 bahwa target dari Fitnah atas Agama ini adalah agar kaum muslimin menjadi murtad, baik murtad secara sadar atau murtad secara tak sadar.

Secara perlahan, akhirnya beberapa kaum muslim muda milenial meyakini bahwa semua agama itu sama baiknya, lalu akhirnya mereka meyakini yang penting kan kita tetap bertuhan, Tuhan kita kan sebenarnya sama saja, hanya sebutan saja yang berbeda, dan menyimpulkan bahwa agama itu hanyalah permainan politik dan buatan manusia, lalu akhirnya tumbuhlah generasi sekuler, liberal, dan agnostik. Na’uudzubillahi min dzaalik.

Semoga Allah lindungi kita dan keluarga kita dari fitnah agama, dan kita pun bisa tetap tenang berkarakter positif meyakini bahwa Fitnah ini terjadi sudah menjadi skenario Ilahi, yang mana setiap takdir dari Allah, seburuk apapun tampaknya, pastilah selalu bermaksud baik untuk keimanan kita dalam menempuh hidup di akhir zaman ini.

Apapun peristiwa takdir-Nya, yang terpenting adalah bagaimana respon kita atasnya. Semakin tepat responnya maka akan semakin nikmat prosesnya dan hebat hasilnya.

Salam

KZ

Please follow and like us:
error

About kang zain

Sejak 2001 bergerak di bidang pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM), dan sejak tahun 2006 memfokuskan diri bergerak di bidang pelatihan SDM yang berbasis Motivasi Spiritual, yaitu Spiritual Character Building.
Read All Posts By kang zain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *