TUAN-RUMAH-ATAU-JAMUANNYA
- Inspirasi

TUAN RUMAH ATAU JAMUANNYA?

Ketika saya dan teman-teman bertamu ke rumah seseorang yang hebat maka yang akan saya temui adalah tuan rumahnya, bukan jamuannya. Tapi untuk menghargai tuan rumah tentu saja saya akan mencicipi jamuan yang dihidangkannya.

Adapun misal ketika saya mau mencicipi jamuan tersebut eh ternyata ada sebagian temen saya yang kemaruk ya gak apa-apa gak kebagian juga, paling-paling tuan rumahnya hanya tersenyum melihat saya sambil menatap saya penuh kasih sayang. Dan tentunya wajar kalau tuan rumah sedikit jengkel kepada para tamunya yang kurang sopan santunnya.

Sungguhlah aneh, jika saya datang ke rumahnya tapi yang saya incer justru jamuannya. Bahkan lebih aneh lagi jika saya minta nambah ke tuan rumah sambil merengek-rengek, padahal masih banyak tamu yang lain yang belum sempat mencicipi.

ALLAH adalah tuan rumah di BAITULLAH NYA yang bernama KA’BAH. Ketika kita menjadi Tamu Allah maka pastinya kita ingin berjumpa dengan Allah, bukan dengan berbagai jamuan-Nya.

Allah adalah Sang Tuan Rumah yang Agung, dan Dia begitu baik, masih menyajikan berbagai jamuan indah di sekitar rumah-Nya, ada Jamuan yang bernama Hajar Aswad, ada yang bernama Multazam, ada yang bernama Hijir Ismail, dan ada yang bernama Rukun Yamani…

Dan tentu saja sebagai bentuk syukur kita maka kita cicipilah berbagai jamuan-Nya dengan cara yang wajar, tidak rebutan, saling menzalimi antar sesama tamu.

Ssst…

About kang zain

Sejak 2001 bergerak di bidang pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM), dan sejak tahun 2006 memfokuskan diri bergerak di bidang pelatihan SDM yang berbasis Motivasi Spiritual, yaitu Spiritual Character Building.
Read All Posts By kang zain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *